Setelah
sukses dengan pencapaian target kegiatan, kehadiran Gubernur Jambi H. Hasan
Basri Agus seolah menjadi kado istimewa bagi seluruh pelaku PNPM Mandiri
Perdesaan di Kabupaten Tebo. Sebab hal ini dinilai sebagai puncak capaian di
tahun 2013.
![]() |
| Gubernur Jambi saat menandatangani prasasti kegiatan |
Kegiatan
tersebut dipusatkan di Desa Sapta Mulia. Turut hadir dalam
acara ini Satker Kabupaten, para kepala SKPD Kab Tebo, Fasilitator, dan segenap
pelaku serta masyarakat se Kecamatan Rimbo Bujang.
Pada
kesempatan tersebut, Gubernur Jambi mengungkapkan kepuasannya terhadap hasil
kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan. Dikatakan Gubernur, pembangunan melalui PNPM
MPd merupakan salah satu upaya percepatan penanggulangan kamiskinan.
Selain
program tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga memiliki program Satu Milyar
Satu Kecamatan (Samisake) yang juga memiliki tujuan sama dengan PNPM Mandiri
Perdesaan.
Gubernur berharap agar
bangunan-bangunan yang telah di bangun dapat dimanfaatkan semaksimal
mungkin dan dipelihara dengan baik. “Kalau bukan kita yang
merawatnya, siapa lagi,” kata H. Hasan Basri Agus (HBA) dihadapan
masyarakat.
Adapun
infrastruktur yang diresmikan oleh Gubernur Jambi itu adalah, Mdrasah Desa
Sapta Mulia dengan volume 11 X 8 M2, dengan dana fisik Rp.
200.036.000, gedung PAUD Desa Wirotho Agung dengan volume 17 X 6 M2 dan
total dana fisik 207.532.000, gedung madrasah Desa Perintis dengan ukuran 17 X
8 M2 dan dana fisik Rp. 200.462.000, TK Desa Pematang Sapat
dengan volume 17 X 6 M2 dan dana fisik Rp. 191.970.000.
![]() |
| Gubernur Jambi saat melakukan pengguntingan pita |
Kegiatan
pembangunan sarana infrastruktur melalui PNPM MPd ini dimulai
pembangunannya secara pada April lalu dan selesai pada 11 Oktober 2013. Untuk tahun 2013,
Kecamatan Rimbo Bujang mendapatkan alokasi dana BLM sebesar
Rp. 1 Milyar dengan rincian dana APBN Rp. 720.000.000
serta APBD Kabupaten Tebo sebesar Rp. 280.000.000.
Dari alokasi diatas, didapat 9 usulan kegiatan terdanai dengan
rincian 5 usulan kegiatan Simpan Pinjam Perempuan
(SPP) serta 4 usulan kegiatan fisik.
Usulan-usulan
tersebut telah mengikuti beberapa proses
tahapan, dimulai dari review RPJMdesa, Musyawarah Khusus Perempuan, ,
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa), Musrenbang
Kecamatan, hingga pada Musyawaraha Antar Desa Penetapan Usulan.
Fasilitator
Teknik Kabupaten Tebo, Julian Yusma mengungkapkan kegembiraannya terhadap
pencapaian progres kegiatan di Kabupaten Tebo. Dikatakannya, realisasi kegiatan
di Tebo merupakan yang tercepat di Provinsi Jambi.
Menurut
Julian, keberhasilan tersebut dicapai berkat kerja keras dari semua pelaku di
Kabupaten Tebo. Apalagi hal ini didukung penuh oleh Pemerintah Daerah melalui
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan (BPMPD).
“Peresmian oleh Bapak Gubernur menjadi hadiah istimewa bagi seluruh
pelaku PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Tebo. Kita berharap hal ini juga
menjadi motivasi agar kita lebih baik lagi dimasa mendatang,” kata Julian.
(Riski Ahmadillah-FK Rimbo Bujang)







Post a Comment